Skip to main content

Surat buat pemuda

Saudara-saudaraku yang dimuliakan Alllah
Setelah hamdalah dan shalawat
Anda mengetahui bahwa kita sedang hidup di zaman yang susah. Kita bisa menghadapi ujian dalam beragam bentuknya kapan saja … Dan Anda mengetahui bahwa rumah tangga yang baik bisa membantu dan menguatkan penghuninya dalam kondisi sedang mendapat ujian sehingga musibah itu akan terasa lebih ringan dan ujian yang menerpa justru akan menjadi pendorong untuk berjuang bukan sebagai penghalang atau hambatan.
Saya mengetahui bahwa sebagian syabab ketika menghadapi ujian, keluarganya justru menentangnya dan mencelanya karena mengemban dakwah. Bahkan sebagian dari mereka harus menghadapi tuntutan cerai dari isterinya karena ia divonis penjara. Sehingga keluarga dan isteri justru menambah musibah yang menimpanya dan bukan berdiri bersamanya dan meringankan musibah itu.
Telah sampai kepada saya dari beberapa syabab dan syabah sesuatu yang memiliki hubungan dengan masalah tersebut … Sesuatu yang mendorong saya untuk mempersembahkan surat saya ini kepada Anda semua:
Saudaraku yang dimuliakan Allah
Sesungguhnya rumah yang baik itu laksana negeri (tanah) yang baik
(وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَالَّذِي خَبُثَ لاَ يَخْرُجُ إِلاَّ نَكِدًا كَذَلِكَ نُصَرِّفُ الْآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُون(
Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.(QS al-A'râf [7]: 58)
Oleh karena itu saya berpesan kepada Anda berikut ini:
Saya berpesan kepada syabab agar memilih isteri yang salehah, khususnya dari para wanita pengemban dakwah, atau dari puteri-puteri para pengemban dakwah, atau selain mereka di antara para mukminah yang salehah. Hal itu demi mengikuti petunjuk Rasulullah saw yang bersabda:
«...فَاظْفَرْ بِذاَتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ»
Maka pilihlah yang memiliki kebaikan agama, maka tanganmu akan selamat (HR Bukhari)
Sesungguhnya isteri yang salehah merupakan penolong bagi suaminya di dalam mengemban dakwah, mendorongnya kepada kebaikan dan kepada apa saja yang diridhai oleh Allah SWT dan Rasulullah saw.
Saya berpesan kepada para bapak agar benar-benar memperhatikan untuk mengawinkan puteri-puterinya dengan mukmin yang saleh, khususnya syabab pengemban dakwah. Mereka adalah orang yang lebih mampu memenuhi pemeliharaan yang saleh (ar-ri'âyah ash-shâlihah) bagi puteri-puteri mereka. Hal itu demi mengikuti petunjuk Rasulullah saw yang bersabda:
«إِذَا أَتَاكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ خُلُقَهُ وَدِينَهُ فَزَوِّجُوهُ إِلا تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الأَرْضِ وَفَسَادٌ عَرِيضٌ»
Jika datang kepadamu orang yang engkau ridhai akhlak dan agamanya maka kawinkan ia, jika kamu tidak melakukannya, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan yang besar di muka bumi (HR Ibn Majah)
Saya berpesan kepada suami isteri di antara kaum muslim umumnya, dan khususnya syabab dan syabah, atau syabab dan puteri-puteri syabab, hendaklah mereka menjadi contoh bagi rumah yang baik dan kehidupan yang mulia, di mana di dalamnya suami dan isteri menunaikan apa yang dituntut oleh Islam dari keduanya satu kepada yang lain.
Saya meminta para suami dan para isteri agar senantiasa mengingat dua hadis Rasulullah saw yang termaktub di dalam Sunan at-Tirmidzi:
Hadis pertama:
«لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا»
Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada seseorang lainnya sungguh aku perintahkan wanita untuk bersujud kepada suaminya
Untuk menunjukkan besarnya hak suami terhadap isterinya.
Hadis kedua:
«أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا»
Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan yang paling baik dari kamu adalah yang paling baik akhlaknya kepada isteri mereka
Untuk menunjukkan keagungan ri'ayah yang baik yang dituntut dari suami kepada isterinya.
Sebagai penutup saya memohon kepada Allah SWT:
Semoga Allah menaungi kita dengan panji al-'Uqab, panji Rasulullah saw, panji Lâ ilaha illâ Allâh Muhammad RasûluLlâh
Semoga Allah menaungi kita di akhirat dengan naungan-Nya, hari di mana tiada naungan kecuali naungan-Nya

Terimalah salam saya
Saudaramu







Comments

Yang Mungkin Anda Suka

Atlantis antara ada dan tiada

  Atlantis atau Atlantika adalah pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan C ritias .Dalam bukunya , Plato menulis bahwa Atlantis terhampar "di seberang pilar-pilar Herkules ", dan memiliki angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika sekitar tahun 9500 SM.Diceritakan Atlantis tenggelam ke dalam samudra hanya dalam waktu satu hari satu malam.   Plato tidak pernah menyelesaikan Critias karena alasan yang tidak diketahui; namun para ahli berpendapat bahwa Plato awalnya merencanakan untuk membuat catatan   ketiga yang berjudul Hermocrates. Pada buku Timaeus, Plato berkisah: Di hadapan Selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan, ...

Kata kata motivasi

     Jadikanlah masa lalu anda sbg pelajaran untuk masa yg akan dating    Carilah harta bagaikan anda akan hidup 1000 tahun lagi & beribadahlah bagaikan besok anda akan mati    Janganlah berharap pd bantuan seseorang dlm mencapai impian anda   Hadapilah masalah dgna senyuman    Setiap orang memiliki kelebihan & kekurangan masing-masing   Yang benar pasti menang Aku tak kan kalah kecuali bersakah