Skip to main content
---< Wake Up My Brother >---

Wahai Saudaraku Yang Seiman.
Ana Ingin Menyeru Kepada  Antum-Antum Sekalian.
Tidakkah Kalian Merasa Miris Dengan Keadan Umat Yang Dikatakan Terbaik ini.
Dimana-mana Dibantai.
Terbuang Teromabang-ambing Tanpa Pelindung.
Al-Qur’an Dilecehkan Tanpa Pambelaan.
Hak-hak Kita Diinjak-inajak Oleh Musuh-musuh Allah.
Bahkan Antara Sesama Saudara Seiman Sendiri Saling Bermusuh-musuhan.

          Wahai Saudara-saudaraku yang Mengaku Beriman Kepada Hari           Pembalasan yang Pasti Datangnya.
          Tidakkah Kalian Merasa Marah KEtika Saudara-saudara Kita         Di Tempatlain Dibantai, Diperkosa, Dirampas Hak-haknya?
          Tidakkah Kalian Merasa MArah?????????

Wahai Saudara-sadudaraku Yang Mengaku bahwa Al-Qur’an Adalah Petunjuk Hidup dan Mu’jizat Yang Luar Biasa.
Tidakkah Kalian Merasa Marah Ketika Al-Qur’an Dihinakan.
Al-Qur’an Dinyatakan Sebagai Sumber Pembodohan.
Tidak Marahkah Kalian?????????

          Wahai Teman-teman Yang Mengaku Agen Of Change
          Agen of Change???????
          What??????
          Mana Para Agen of Change Itu????????
          Mana?????????
          Kalian Tidak Lebih Hanya Mahasiswa BerIPK Kumlout.
          Namun Apatis, Individualis!!!!!!!!!
          Bangunlah Para Intelektual.
          Mana Suaramu????????

Wahai Saudara-saudaraku Yang Mengaku Muslim.
Apakah Rasa Nasionalisme Telah Merasuk Kedalam Hatimu?????
Sehingga Kalian Sama Sekali Tidak Merasa Marah Ketika Umat Islam lainnya Dibantai
Apakah Kalian Begitu Apatis dan Individualis Sehingga Ketika Al Qur’an Dilecehkan kalian DIAM!!!!!!???????

          Mangapa Ini Semua Terjadi Saudara-Saudaraku Yang Seiman.
          Umat Ini Ibaratkan Anak-ayam Tanpa Induk.
          Umat Ini Ibaratkan Anak YAtim Yang Kehilangan Ayahnya.
          Umat Ini Ibaratkan Sapu Lidi Yang Tanpa Tali Pengikat.
          Lemah, Tercerai-berai, Tak Bisa BErbuat Apa-apa.
          Tidak Ada Pelindung.
          Tidak Ada Pembela.
          Tidak Ada Pemersatu.

Sudah Saatnya Kaum Muslimin Kalian Sadar.
Sudah Saatnya Umat Ini bangkit.
Sudah Saatnya Umat Ini BErsatu Kembali Dalam Satu Pimpinan.
Sebagaimana Dalam Suatu hadits Nabi Pernah Diriwayatkan Bahwa.
Umat Ini Tidak Akan Hancur Karena Kelaparan.
Umat Ini Tidak Akan Hancur Karena Perperangan.
Namun Umat Ini Akan Hancur Ketika Umat Ini Terpecah-belah  Seperti Saat Ini.
Sadarlah Kaum Muslimin.

          Ataukah Mungkin Kalian Baru Akan Sadar Ketika Bapak Atau Ibu   Kalian Yang Dibantai.
          Mungkin Kalian Baru Akan Terbangun Ketika Adik Atau Kakak         Kalain Yang Di Perkosa.
          Atau Mungkin Kalian Tidak Akan Pernah Sadar Karena    Sebelum    Sadar Peluru Kaum Kuffar Bersarang DIkepala          Kalian

Sadarlah Saudara Muslim!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

Hidup Ini Hanyalah Sementara.
Ketika Engkau Hanya Mengejar Dunia Maka Suatu Saat Kalian Akan Mencapai Titik Jenuh.
Apakah Tujuna Hidupmu.
What Your Vision??????
Sadarlah Saudara Muslim.


SALAM GENERASI PERUBAHAN Hafiz Hisbullah

Comments

Yang Mungkin Anda Suka

Kepolisian Republik Indonesia ???

Dakwah  Media  -  Kudeta Non Tradisi di Tubuh Polri Sebagai Biang DISINTEGRASI BANGSA ! (1) Agaknya tidak berlebihan belakangan ini, Institusi Polri dan Kapolri serta jajaran perwira di bawahnya mendapat sorotan tajam terkait diskriminasi perlakuan yang mereka perbuat. Untuk pendukung Ahok, segala larangan dan aturan undang-undang Unjuk rasa diterabas dan dibiarkan. Larangan demo lewat jam 18.00 WIB, atau tidak boleh unjuk rasa di Hari Libur Nasional, dan tidak diperbolehkan melakukan perusakan fasilitas umum, diabaikan pendukung Ahok dan Polri membiarkan secara sengaja! (2) Bahkan Polri mengizinkan massa ramai-ramai membawa senjata tajam ke Bandara saat penolakan kedatangan wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah beberapa hari lalu. Padahal UU membawa Senjata tajam bisa diancam kurungan 6 tahun penjara. Justeru Polri membiarkan dengan seribu alibi palsunya. Ini jelas tindakan inskonstitusional, dan dimana logika hukum Polri dalam menindak kelompok kriminal diatas? ...

Belum Ada Pembubaran. Mendagri Bekukan Kegiatan HTI

Belum ada pembubaran alias Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) hingga detik ini masih sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam yang sah dan legal di Indonesia, namun terungkap kegiatan-kegiatan HTI kini telah dilarang di sejumlah daerah atas perintah Mendagri. Dalam perbincangan dengan belasan wartawan Muslim yang tergabung dalam Forum Jurnalis Muslim (Forjim) di kantornya, Jl Prof Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa malam (23/5/2017), Juru bicara HTI H. Muhammad Ismail Yusanto mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan bukti instruksi pelarangan kegiatan HTI oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kepada seluruh Gubernur, Bupati, Walikota.dan Kesbangpol. Ismail Yuisanto menunjukkan surat berbentuk kawat atau radiogram tertanggal 9 Mei 2017 itu. Surat rahasia dengan nomor 220/2194/SJ itu ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia, Bupati/Walikota di seluruh Indonesia, serta Kepala Kesbangpol Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Dalam surat ter...